Bersamaan dengan perayaan Idul Adha, pada Selasa, 20 Juli 2021, yang lalu, gugus tugas Shelter Syantikara telah mengadakan ibadat sederhana pemberkatan Shelter yang dipimpin oleh Rm. Adrianus Maradiyo Pr. 

Hadir pada kesempatan tersebut undangan terbatas, Romo Vikep A. Maradiyo Pr; Dr. Hari Kusnanto, Dr. Ph; Ambrosius Koesmargono, Ph.D; Sr. Yustiana Wiwiek Iswanti, CB; Triputro Nugroho, M.Kes; Dr Y. Agus Wijanarko, M.Kes; P. Didit Krisnadewara, MM; Philipus Haryadi; Victorius Adi Mulyanto, MPH; Valentina Dwi Yuli Siswianti, M.Kes; Sr. Sesilia Widiastari, CB; Sr. Yosefine, CB; Sr. Krispiani Sukarwati, CB; Ibu Dukuh Samirono; Ibu Dukuh Sagan;  Tokoh masyarakat; Sr. Birgitta, CB; Sr. Francine, CB;  Eliza Kondag, Apt. MPH; dan Joice Adelina.

 

Dalam homilinya, Romo Maradiyo mengungkapkan bahwa duka kecemasan orang jaman ini juga dirasakan oleh para murid Kristus juga (seperti dikutip dari Gaudium et Spes). Pembukaan Shelter Syantikara ini adalah Allah yang menyelenggarakan, maka Allah sendiri yang akan memenuhi semuanya. Dalam duka ini kita tetap bangkit, sehingga semoga shelter ini menjadi jawaban bagi mereka yang miskin dan membutuhkan.

Sr. Yustiana dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat turut ambil bagian dalam duka bersama, juga bersyukur terutama karena karya ini merupakan kerja bersama dari para mitra kerasulan CB dari Yayasan Panti Rapih dan Yayasan Syantikara dalam koordinasi dengan pihak pemerintah, dan banyak didukung oleh para sukarelawan/sukarelawati dari Stikes dan mahasiswa/i lintas iman dari UIN, UNY, dan kelompok-kelompok kategorial lintas iman lainnya. Shelter ini didedikasikan bagi mereka yang sangat membutuhkan terutama mereka yang miskin dan karena keterbatasannya tidak memungkinkan melakukan isoman di rumah.

 
Sambutan dari Sr. Yustiana CB sebagai Provinsial
Bapak Didit Krisnadewara dari Syantikara yang juga menjadi gugus tugas shelter memandu acara sambutan

Setelah ibadat dan sambutan selesai, Romo Vikep bersama para tamu berjalan memasuki lobby, disambut oleh Sr. Krispiani CB, Bapak Hariyadi dan mbak Joice dari Syantikara sambil menunjukkan ruang-ruang paviliun yang akan digunakan sebagai tempat untuk isoman.

Meninjau lokasi yang akan digunakan oleh para pasien isoman
 
Pintu Masuk salah satu ruang Isoman (Ruang Fransiskus)
Pintu Keluar salah satu ruang Isoman (Ruang Fransiskus)
Ruang Makan di salah satu ruang Isoman
Kamar Isoman, isi 2 bed, Ruang Fransiskus
Kamar Mandi dan WC untuk pasien Isoman di Ruang Fransiskus, (masing-masing kamar memiliki 1 kamar mandi/WC)
Tempat menjemur pakaian bagi pasien Isoman di Ruang Fransiskus
Tempat menyetrika dan lorong KM untuk pasien Isoman di Ruang Fransiskus
Pemisahan zona merah dan hijau dengan menggunakan garis pembatas yang mudah dilihat

Pada 1 Agustus 2021 Shelter Syantikara secara resmi akan mulai menerima pasien isoman umum, walau sebenarnya, selama masa persiapan tersebut, beberapa nakes yang membutuhkan isoman sudah mulai mempergunakan Shelter ini dan beberapa sudah dinyatakan sehat, sehingga dapat kembali melayani di unit karyanya masing-masing.

Shelter ini tidak memungut biaya, namun ada prioritas seperti rumah kecil dan keterbatasan secara ekonomi. Mereka yang dapat menghuni shelter ini juga memiliki syarat: merupakan warga domisili DIY, terkonfirmasi positif tanpa gejala atau gejala ringan, sudah diperiksa dan membawa Surat Pengantar dari Puskesmas Depok (1/2/3) atau RS dan Klinik Jejaring CB, serta RS Unit Karya Yayasan Panti Rapih (khusus untuk karyawan). Ketentuan lain dapat dibaca di cb.berbagiberkat.org, termasuk pendaftaran untuk para relawan.

Semoga Shelter ini dapat melayani para isoman yang membutuhkan.

Soft Opening: Pemberkatan Shelter Syantikara

One thought on “Soft Opening: Pemberkatan Shelter Syantikara

  • 31/07/2021 pukul 9:03 pm
    Permalink

    PROFICIAT Sr. Yustiana CB Provincial beserta staf atas initiative yg bagus menanggapi situatie saat ini. Mengharukan. Ikut mendoakan semoga semakin banyak orang mengenal kasih Tuhan melalui kegiatan ini. Semoga Nama Tuhan semakin dimuliakan dan sesama diabdi.
    Tuhan memberkati kpd siapa saja yg terlibat dlm kegiatan ini. Amin. Màju terus pantang mundur.

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Sr. Karita Suharti CB Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_ID