Apabila api cinta Ilahi mulai berkobar dalam hatiku, maka timbullah hasrat untuk membalas cintaNya dengan cintaku“ (Elisabeth Gruyters 95)

Melayani dan memberi dalam kekurangan merupakan bagian dari penghayatan Spiritualitas Suster-suster Cintakasih St. Carolus Borromeus. Salah satu unit karya Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita, yakni ESC (Eco Spirit Center) Puspanita di Ciawi Bogor yang dikelola Sr. Marisa, Sr. Ristina, Sr. Merry bersama para mitra kerasulan sudah sejak Februari 2020 tidak dapat melayani pembinaan Eco Spiritualitas karena pandemi Covid-19. Namun, tanpa pemasukan bukanlah bencana. Dengan semangat, ESC Puspanita tetap berkarya, merawat kebun, menanam tanaman pangan sehat, sayur mayur, tanaman obat, buah-buahan, singkong, ubi, talas dan lainnya. Saatnya panen sayur mayur tiba, dan dapur yang biasa melayani peserta program pembimbingan spiritualitas, difungsiksn untuk dapur umum. 

 

Di tengah pandemi virus Corona yang melanda, tetap ada setitik harapan yang tumbuh, yaitu benih buah solidaritas dan persaudaraan umat manusia.

Umat manusia diajak bersatu untuk merangkul virus Corona dengan meningkatkan iman dan imun kita.  Saatnya kita kembali ke alam, berinteraksi dengan saudara Matahari, mengusahakan hidup bersih dan mewujudkan harmoni alam, yang salah satunya kita wujudkan dengan makan makanan yang sehat. Mari kita rangkul virus Corona dengan meningkatkan sistem imun kita melalui makanan sehat.

Dengan semangat berbelarasa, para suster dan karyawan juga memasak bagi masyarakat sekitar yang mata pencahariannya terputus. Selama satu bulan ini, kurang lebih lima puluh sampai tujuh puluh bungkus makanan sehat dibagikan.

Makanan sehat bukan berarti harus mahal dan mewah tetapi memenuhi nilai gizi yang seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia gizi yang dibutuhkan tubuh kita adalah sbb:

  • Makanan pokok seperti nasi, mie, bihun, roti, atau umbi-umbian sekitar isi ¾ piring.
  • Lauk seperti protein hewani atau nabati isi ¼ piring.
  • Sayur mayor ¾ isi piring
  • Buah-buahan ¼ isi piring.

 

Berdasarkan inilah ESC Puspanita membuat menu yang akan dibagikan yaitu nasi putih, rumpu rampai, ikan goreng, tahu dan sambal.

 

 

 

 

Pagi-pagi kami mulai dengan memanen pepaya muda, daun pepaya, bunga pepaya dan daun singkong.  Di samping itu kami juga memanen cabe.

Kandungan bunga papaya dalam 100 gr energi 45 kkal; protein 2,6 gram; lemak 0,3 gram; karbohidrat  8,1 gram; kalsium 290 mg; fosfor 113 mg; zat besi 4,2 mg; vitamin B1 0,01 mg; dan vit C 23,3 mg dengan kasiat melancarkan system pencernaan; meningkatkan napsu makan; menghilangkan radikal bebas, melancarkan sirkulasi darah, dll.  

Bunga pepaya dipadukan dengan buah pepaya mentah dan daun pepaya menjadikan sayuran menjadi sangat berguna untuk meningkatkan imun kita.  Ditemani dengan ikan goreng dan tahu goreng sebagai sumber protein hewani dan nabati, Wow, menu yang sehat….

 

Setelah dibungkus dan siap didistribusikan, bekerja sama dengan Mardi Yuana Cicurug, dan Polsek Cicurug, kami dibantu untuk membagikan makanan sehat dengan gratis dan masker kepada supir, ojek dan tukang asongan yang melintas. Semoga menjadi berkat kekuatan bagi mereka untuk bekerja hari ini.

   

Semoga tubuh yang membutuhkan energi tetap mendapat asupan bergizi. 

Semoga nama Tuhan dimuliakan dan sesama diabdi dengan tulus ikhlas (Elisabeth Gruyters 5).

 

 

***Sr. Marisa CB (Penulis adalah suster yang berkarya di ESC Puspanita Ciawi Bogor) 

Menu Sehat untuk Solidaritas Covid dari Puspanita Ciawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_ID
en_US id_ID