Perayaan Ekaristi memulai karya RPCB Matow Way Hurik sebagai Shelter Isoman CB, dipimpin oleh Romo Paroki Kedaton, RD Antonius Untoro.

Pada Minggu, 8 Agustus 2021, pk 16.30 WIB, telah diadakan Perayaan Ekaristi yang diadakan oleh Team Crisis Center dari Paroki Kedaton yang bertempat di RPCB Matow Way Hurik, Jl. Ratu Dibalau 76 Kedaton, Tanjung Senang, Lampung. Perayaan Ekaristi ini menandakan launching/soft opening bagi Rumah yang biasa dipergunakan sebagai Rumah Retret ini menjadi Shelter Isoman bagi para penderita Covid untuk gejala ringan/Tanpa Gejala.

Shelter ini dipersembahkan khusus bagi mereka yang sungguh membutuhkan dalam keterbatasan tempat maupun dalam keterbatasan ketersediaan pangan. Sementara ini kami menerima warga Katolik Paroki Kedaton para penderita Covid Tanpa Gejala maupun bergejala ringan dan masih bisa beraktivitas mandiri, demikian penjelasan Bapak Heri Purnomo, selaku Ketua Tim.

Rencananya, besok (9/8) akan ada visitasi/kunjungan dari Kepala Puskesmas Wilker Waykandis dan pamong kelurahan setempat, dan setelah itu, baru akan dibuka secara resmi.

 

Berikut adalah pesan singkat Sr. Yustiana CB yang disampaikan melalui WA kepada para Gugus Tugas Shelter yang menginfokan dimulainya Shelter Isoman CB (di RPCB Matow Way Hurik):

Selamat hari Minggu Gugus Tugas SS. Terimakasih utk kobaran semangat berbagi dan berbelarasanya. ❤️❤️❤️🔥🔥🔥

Mohon doa utk Sehat Indonesia menyusul Shelter berikut:
RPCB Lampung Keuskupan Tanjung karang dibuka hari ini 8 Agustus 2021. Ini karya dlm naungan Yayasan Syantikara.

Sekolah Tinggi Tarakanita (STARKI) Keuskupan Agung Jkt. Pada 9 Agustus 2021. Dlm naungan Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita.

Msh akan menyusul…. Tunggu info selanjutnya njih.

Semua dipersembahkan utk yg berkesesakan hidup. 😍😍😍

Mohon doa. Salam sehat utk Indonesia. 🙏🇲🇨🇲🇨🇲🇨🙏

 

RPCB Matow Way Hurik (Mata Air Kehidupan) yang biasa dipergunakan sebagai Rumah Retret akan difungsikan sebagai Shelter Isoman

RPCB Matow Way Hurik yang memang sempat tidak menerima tamu selama pandemi ini memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas shelter bekerja sama dengan Tim Crisis Center Paroki Kedaton dan para Romo wilayah Sumatera.

Mengikuti jejak RPCB Syantikara, yang telah memulai pembukaan Shelter Isomannya sejak 1 Agustus yang lalu (http://www.sustercb.com/shelter-syantikara-sehat-untuk-indonesia-cb-peduli-covid-19/), kedua rumah retret ini memang masih sama-sama menjadi bagian dari Yayasan Syantikara yang berada di bawah karya para Suster CB. Sebenarnya beberapa waktu lalu, di tempat ini sudah dimulai untuk menerima para isoman dan membantu proses pemulihan beberapa orang yang terkonfirmasi positif Covid. 

Semoga karya yang muncul dari keprihatinan ini sungguh membantu banyak orang yang berkesesakan hidup, berada dalam kesulitan di tengah pandemi ini dan mengembangkan sikap bela rasa untuk “saling bergotong royong, untuk menanggung beban secara bersama-sama”

Menyusul, setelah RPCB Matow Way Hurik ini, Sekolah Tinggi Tarakanita (STARKI) yang berada di wilayah Keuskupan Agung Jakarta, dalam naungan Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita, juga akan dibuka sebagai Shelter Isoman, pada 13 Agustus yang akan datang. Kini dalam proses persiapan SDM, perawat, dll. Mohon doanya, semoga dapat turut membantu sehingga Indonesia kembali pulih.

***

 

 

Launching Shelter Isoman CB Lampung (RPCB Matow Way Hurik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

en_US