Semenjak diumumkan Yayasan Tarakanita Pusat agar siswa didik dan para guru melakukan proses pembelajaran dan layanan operasional dilakukan jarak jauh/work from home sejak tanggal 20 Maret 2020, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, ternyata berbagai dampak yang dirasakan baik oleh para guru dan karyawan, siswa didik sampai orang tua siswa setelah berjalan hampir satu minggu.

Ada berbagai reaksi bagi semua yang terdampak, mulai dari orang tua siswa ‘si kecil’ yang harus menggantikan tugas guru mengajar ananda, para guru yang harus ‘putar otak’ berkreasi menyampaikan materi pembelajaran dan mengharuskannya mengampu teknologi baru, sampai reaksi para siswa yang  malah menemukan cara belajar baru yang mengasyikan dengan tetap dapat saling berkomunikasi/berdiskusi dan mendapat materi pembelajaran walau suasananya tidak seperti libur karena tetap ada tugas-tugas yang harus dikumpulkan.

Ingin tahu apa dampaknya:

P                                     
Berbagai kisah #SchoolFromHome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *